Senin, 01 Oktober 2012

HANI 2012


PERINGATAN HARI ANTI NARKOTIKA INTERNASIONAL
SELASA, 26 JUNI 2012

“Kita tidak dapat lagi memilih dan menunda; melawan narkotika adalah suatu keharusan yang urgen, di sini, sekarang ini. Mencegah dan memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika adalah tanggung jawab setiap kita yang tidak bisa kita lempar kepada orang lain lagi, karena ia mengintai diri kita dan anak-anak kita sendiri setiap saat secara sangat pasti.“

Saudara-saudara yang terhormat,
Mengapa narkotika dilarang? Apakah narkotika itu jahat? Apakah narkotika tidak baik dan merusak manusia? Mengapa kita harus anti terhadap narkotika; mengapa harus ada Hari Anti Narkotika Internasional? Ini beberapa pertanyaan yang harus kita jawab dengan jujur supaya sikap kita terhadap narkotika menemukan dasar yang rasional dan beradab. Atau wawasan dan pengetahuan ilmiah kita harus semakin luas dan menyeluruh supaya kita dapat bersikap secara benar dan arif, terutama terhadap narkotika. Sejatinya, kita tidak dapat terlibat atau menjadi penggerak sebuah kampanye besar terhadap narkotika jika wawasan kita sempit dan pengetahuan kita tidak utuh. Wawasan kita harus terus diperluas dan pengetahuan kita harus terus diperbaharui supaya sikap yang kita tetapkan terhadap narkotika, dan seruan moral yang kita kampanyekan diterima dan diserap secara efektif.
Saudara-saudara yang terhormat,
Narkotika yang lebih tenar dewasa ini adalah narkotika yang disalahgunakan untuk merusak dan mematikan daripada narkotika yang mengobati dan menopang kehidupan. Sebenarnya narkotika dari semula diproduksi dan dipergunakan dalam dunia medis untuk kepentingan terapi dan pengobatan pasien. Sebagian besar narkotika memberi efek menenangkan dan menghilangkan rasa nyeri, terutama pada kondisi yang kritis dan darurat. Untuk tujuan mulia inilah, narkotika dipertahankan penggunaanya dalam dunia medis hingga saat ini. Tetapi penggunaan yang salah dan peredarannya yang tidak terkendali di luar kepentingan medis telah menampilkan wajah narkotika yang kejam dan jahat bagi umat manusia. Ia telah menodai peradaban umat manusia yang cemerlang oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, solidaritas sosial dan semangat globalisasi. Dewasa ini narkotika telah sejajar dengan HIV/AIDS, kanker, TBC dan penyakit jantung sebagai pembunuh terbesar umat manusia. Tak terhitung seberapa banyak kerugian dan kehancuran yang ditimbulkan oleh penggunaan narkotika yang salah dan peredarannya yang mengguncang kehidupan fisik, mental dan sosial penggunanya. Itulah yang harus kita lawan! Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, itulah yang harus kita cegah dan kita enyahkan dari lingkungan masyarakat kita.
Saudara-saudara yang terhormat,
Atas nama globalisasi, Maumere kota kita ini dan Sikka daerah kita ini; sekarang ini tidak lagi menjadi rumah kita yang damai dan nyaman. Berbagai penyakit mematikan telah mengintai kita, langsung dari rumah kita sendiri. Narkotika telah beredar tanpa kendali di tengah kita, seperti juga HIV dan AIDS serta berbagai penyakit mematikan lainnya. Semuanya telah menyebar jauh lebih cepat, melampaui kecepatan kita mencegah dan mengatasinya. Bahkan untuk menyadarinyapun kita terlambat! Kita tidak bisa lebih lama lagi menunggu. Perang terhadap narkotika harus kita kobarkan sekarang, di lingkungan kita tinggal dengan peran kita masing-masing. Keluarga-keluarga kita harus makin kokoh membangun komunikasi dan menyalurkan kasih sayang kepada semua anggotanya sehingga tidak mudah mencarinya di luar rumah. Sekolah-sekolah harus tegas mengajarkan kebenaran dan kejujuran; menyalurkan pengetahuan dan ketrampilan yang mampu melindungi umat manusia dari tipu daya kenikmatan sesaat yang menyesatkan dan menyengsarakan. Agama-agama harus setia mewartakan kebenaran dan menunjukan arah yang tepat kepada keselamatan yang menyeluruh; ia harus mampu mencegah pencarian pemuasan dahaga rohani dari sumber-sumber yang semu dan menyesatkan. Tokoh masyarakat dan budayawan harus mampu mengemas ulang pesan-pesan mulia warisan leluhur dalam formulasi yang popular dan menarik sehingga generai muda kita tidak menelan mentah-mentah tawaran globalisasi. Akhirnya para birokrat dan aparat pemerintah mesti menampilkan wajah negara yang  melindungi dan mengayomi warganya dalam setiap peran dan fungsi yang diembankan kepadanya. Kita tidak dapat lagi memilih dan menunda; melawan narkotika adalah suatu keharusan yang urgen, di sini, sekarang ini. Mencegah dan memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika adalah tanggung jawab setiap kita yang tidak bisa kita lempar kepada orang lain lagi, karena ia mengintai diri kita dan anak-anak kita sendiri setiap saat secara sangat pasti. Kita tidak bisa menyangkal bahwa semua itu berlangsung secara terselubung, dan boleh jadi secara sangat rapi terorganisir. Kita harus bangkit bergerak, menyusun strategi kita, mengorganisir gerakan kita dan memulai langkah-langkah konkrit perlawanan kita. Sesaat lagi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sikka terbentuk; salah satu tonggak penting perjuangan kita melawan narkotika sudah mulai mewujud. Kita semua boleh berharap dan menatap pasti, bahwa langkah pertama yang kita mulai hari ini akan segera mengambil wujud yang tegas dan pasti. Dengannya kita bulatkan tekad kita: perang melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika adalah perang global yang dilakukan semua orang di setiap daerah, juga di Maumere ini mulai hari ini.

TIM EXPEDISI BHAKTI KESRA



PENYAMBUTAN
TIM EKSPEDISI BHAKTI KESRA NUSANTARA
PELABUHAN L. SAY MAUMERE, 1 SEPTEMBER 2012


“…bahwa jika orang yang begitu asing dan datang dari jauh bisa memberikan bantuan dan sumbangan nyata untuk saudara kita yang papa miskin; mengapa kita yang dekat dan akrab dengan mereka tidak melakukannya.”

Yang terhormat  Ketua dan seluruh anggota tim Ekspedisi Bakti Kesra Nusantara, Yang terhormat anggota forum komunikasi pimpinan daerah Kabupaten Sikka, Yang terhormat para pimpinan SKPD Kabupaten Sikka
Para hadirin dan undangan yang saya hormati
Selamat pagi dan selamat bertemu di hamparan pantai teluk Maumere ini, terutama kami sampaikan kepada tim  Ekspedisi Bakti Kesra Nusantara yang berkenan mengunjungi kami di Kabupaten Sikka ini. Saya atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Sikka menyampaikan ucapan selamat datang, seraya mengajak kita semua untuk menghaturkan puji dan syukur kepada Tuhan yang maha kasih, karena Ia telah berkenan mempertemukan kita pada kesempatan yang berahmat ini. Semoga Ia yang telah melindungi tim Ekspedisi Bakti Kesra Nusantara selama pelayaran mereka dari Jakarta sampai Maumere, juga tetap menyertai mereka dan kita semua dalam seluruh rangkaian acara selama beberapa hari ini.
Saudara-saudara yang terhormat,
Kehadiran tim Ekspedisi Bakti Kesra Nusantara memang patut diapresiasi dan disambut baik oleh seluruh komponen pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Sikka. Kondisi dan keberadaan Sikka sebagai salah satu kabupaten yang tertinggal dalam banyak aspek memang membutuhkan perhatian yang lebih besar dan intens dari pemerintah pusat. Dengan berbagai cara, perhatian itu sering kita mintakan, dan kehadiran tim Ekspedisi Bakti Kesra Nusantara hari ini adalah salah satu jawabannya. Di NTT hanya ada dua titik singgah tim ini, yakni  Sikka dan Lembata. Ini memperlihatkan bahwa Sikka memang membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah pusat, mengingat banyak masyarakat kita yang menghuni pulau-pulau terpencil dan jauh dari jangkauan pelayanan umum. Karena itu, memang pada tempatnya jika kehadiran tim ini menjadi sangat penting dan berarti bagi peningkatan kualitas kesejahteraan sosial masyarakat Sikka di pulau-pulau itu.
Saudara-saudara yang terhormat,
Ekspedisi Bakhti Kesejahteraan Sosial Nusantara memang menjadi pilihan yang efektif untuk menjangkau pulau-pulau terpencil di Kabupaten Sikka. Jajaran pemerintah kabupaten Sikka sangat mengharapkan agar ekspedisi ini dalam seluruh rangkaian kegiatannya selama beberapa hari di Maumere dapat mengoptimalkan karya baktinya bagi masyarakat, terutama dalam kerangka peningkatan kualitas kesejahteraan sosial warga masyarakat yang membutuhkan. Saya melihat komposisi tim ini cukup lengkap dari berbagai kementrian dan lembaga negara, sekurang-kurangnya terlihat dari sumber bantuan dan donasi yang dibawanya. Bakti kesra ini harus dilaksanakan dengan optimal, tentu saja dalam koordinasi dan kerja sama yang sinergis dengan dinas dan badan terkait di tingkat kabupaten. Saya menyuarakan harapan terpendam masyarakat Sikka, terutama yang kurang beruntung dari aspek kesejahteraan sosial, semoga kehadiran tim ini dan partisipasi kita semua dalam bakti kesejahteraan sosial ini membangkitkan keyakinan baru bahwa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia masih mungkin kita raih….
Saudara-saudara yang terhormat,
Aktivitas sosial yang kita lakukan seperti dalam kerangka ekspedisi bakti kesra ini, mesti dipahami dalam perspektif pembangunan manusia Indonesia yang utuh dalam semua aspeknya. Di samping program pemberdayaan sosial yang dijalankan secara rutin oleh pemerintah daerah, kita harus jujur mengakui, masih banyak juga warga masyarakat kita yang tetap tak terjangkau oleh pelayanan kita. Mereka ini tampaknya tidak bisa kita dekati dengan pemberdayaan, tetapi mesti dengan santunan. Atas nama kemanusiaan, kita mesti mengusahakan kesejahteraan hidup mereka secara berkelanjutan, antara lain dengan bantuan dan sumbangan yang diberikan melalui ekspedisi ini. Kesejahteraan mereka adalah tanggung jawab kita, sebagai aparat pemerintah maupun sebagai sesama kita, sanak saudara dan aanggota keluarga serta tetangga kita. Kehadiran tim ekspedisi ini mesti membangkitkan kesadaran kita di Maumere ini, bahwa jika orang yang begitu asing dan datang dari jauh bisa memberikan bantuan dan sumbangan nyata untuk saudara kita yang papa miskin; mengapa kita yang dekat dan akrab dengan mereka tidak melakukannya. Saya berharap, ekspedisi bakti kesra seperti ini tidak melulu dilakukan oleh orang asing dari jauh, tapi mesti menjadi gerakan spontan dan tulus di antara kita sendiri di sini, di Maumere ini atas nama kemanusiaan dan solidaritas.
Akhirnya, saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sikka menyampaikan ucapan selamat datang seraya menghaturkan banyak terima kasih atas kunjungan dan kepedulian Saudara-saudara terhadap kami warga Kabupaten Sikka ini.

IKAMASI

PELEPASAN ROMBONGAN IKAMASI
PADA KEGIATAN SOSIAL DAN BAKTI MASYARAKAT
RABU, 15 AGUSTUS 2012


“Jika anda sekalian menghendaki sebuah tatanan sosial dan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik, maka sekaranglah saatnya untuk mulai mewujudkannya.”

Yang terhormat para kepala SKPD yang sempat hadir,
Yang terhormat Camat Paga dan camat Palue,
Yang terhormat Ketua IKAMASI bersama pengurus dan anggota
Bapak, Ibu, Saudara-saudari, para hadirin dan undangan yang saya kasihi.
Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sikka saya menyampaikan selamat datang di Maumere, di Kabupaten Sikka tercinta ini. Ini daerah kita, kita lahir dan besar di sini; sungguh sangat tepat jika kita selalu ingat dan mengenang tempat asal kita, di manapun kita pergi. Karena itu, saya dan segenap jajaran pemerintah daerah Kabupaten Sikka menyambut baik dan menyampaikan apresiasi yang tinggi untuk kehadiran saudara-saudara di sini sebagai bentuk perhatian dan penghargaan kepada daerah asal saudara-saudara. Ini kehadiran yang penting dan menggugah kesadaran semua kita yang pergi jauh, bahwa pulang kampung dan mengabdi di negeri sendiri adalah suatu yang mulia dan membanggakan, di tengah tawaran hidup yang menarik di negeri orang.
Saudara-saudara yang terhormat,
Orang bilang menjadi mahasiswa belumlah penuh kalau hanya rajin ikut kuliah. Mahasiswa adalah identitas akademis yang juga sekaligus identitas sosial politis. Menjadi mahasiswa tidak bisa hanya berurusan dengan diktat dan kuliah, tetapi juga harus dengan diskusi dan orasi, dengan aktivitas sosial dan hidup berorganisasi. Menjadi mahasiswa adalah menjadi pribadi yang penuh dan bebas dalam seluruh aspek kemanusiaannya. Karena itu, menjadi anggota sebuah organisasi adalah keharusan bagi seorang mahasiswa untuk perkembangan kepribadian yang penuh dan utuh. Pengalaman para sarjana dan mantan anggota organisasi mahasiswa lainnya telah banyak menunjukan bukti yang tidak mudah dibantah.
Saudara-saudara yang terhormat,
Peran mahasiswa, terutama melalui organisasinya telah terbukti cukup siginifikan dalam sejarah bangsa dan daerah ini. Mahasiswa telah berjasa meluruskan sejarah bangsa dan daerah ini sesuai arah peradaban umat manusia, terutama dalam situasi kacau balau dilanda berbagai krisis. Mahasiswa telah menjadi kekuatan sosial politik yang mengoreksi sejarah bangsa dan daerah ini dari penyimpangan yang dilanggengkan oleh kekuasaan yang korup dan menindas. Artinya, mahasiswa dan organisasinya mampu merefleksikan idealisme dan keunggulan akademis ilmiahnya untuk diaplikasikan dalam kehidupan sosial masyarakat. Mahasiswa dan peran sosial politiknya di tengah masyarakat masih sangat urgen dewasa ini, terutama untuk memberi arah yang harus ditempuh sebuah masyarakat yang beradab. Daerah dan masyarakat ini sangat membutuhkan kehadiran orang muda yang terpelajar dan mempunyai visi tegas untuk membawanya menuju sejahtera bermartabat.
Saudara-saudara yang terhormat,
Kegiatan mahasiswa dalam wadah IKAMASI di dua kecamatan pada kesempatan liburan ini merupakan moment yang sangat tepat untuk mewujudkan idealisme dan mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan Anda sebagai mahasiswa di tengah masyarakat. Jika anda sekalian menghendaki sebuah tatanan sosial dan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik, maka sekaranglah saatnya untuk mulai mewujudkannya. Ini kesempatan yang tampan untuk mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan serta ketrampilan yang selama ini kalian pelajari di kampus. Jangan sia-siakan kesempatan ini, karena setelah menjadi sarjana dan bekerja, kalian sudah harus bisa memenuhi tuntutan hidup yang riil, tidak bisa lagi hanya mengandalkan idealisme dan pengabdian yang tulus saja kepada masyarakt sebagai mahasiswa seperti ini. Ini kesempatan kalian untuk menunjukan kepada masyarakat dan orang tua, bahwa kalian sanggup mengemban tanggung jawab sebagai orang muda yang akan memimpin daerah dan masyarakat Sikka.
Saudara-saudara yang terhormat,
Akhirnya saya melepas Anda sekalian untuk terlibat dalam dinamika hidup aktual masyarakat Sikka, dengan satu harapan agar yang anda lakukan dapat memberi kesan mendalam bagi masyarakat, bahwa Anda memang pantas menjadi pemimpin masa depan yang mampu menjamin daerah dan masyarakat Sikka menjadi lebih baik.
Sekian dan terima kasih .

PMKRI


PELANTIKAN ANGGOTA BARU
PMKRI CABANG MAUMERE SANCTUS THOMAS MORUS
ANGKATAN XIII, NELLE, 3 JULI 2012


“ ... agar berbagai penyimpangan dan kebobrokan yang selama ini sering kalian soroti dan kritisi tidak perlu terjadi lagi pada saat kepemimpinan ini beralih ke tangan saudara-saudara. Hanya dengan cara ini, kita dapat menghentikan semua omong kosong ini, dan hanya mewariskan sebuah tata sosial yang sungguh-sungguh beradab kepada anak cucu kita kelak.“

Saudara-saudara yang terhormat,
Pertama-tama saya sebagai pribadi dan keluarga, serta atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sikka  mengucapkan selamat dan proficiat kepada seluruh anggota baru PMKRI Cabang Maumere. Anda telah menjadi bagian dari sebuah sejarah yang akan memberi warna tersendiri bagi perjalanan bangsa dan daerah ini. Saya juga menyampaikan ucapan selamat dan proficiat kepada Ketua Presidium PMKRI dan seluruh panitia yang telah sukses menyelenggarakan seluruh rangkaian kegiatan penerimaan anggota baru tahun ini. Ini menjadi sebuah prestasi yang patut dibanggakan; di tengah kegalauan generasi muda saat ini akan orientasi hidup berorganisasi. Mendapatkan 27 anggota baru yang telah diseleksi dan dibimbing dalam proses yang panjang bagi sebuah organisasi mahasiswa saat ini merupakan sebuah prestasi yang patut disyukuri dan dibanggakan.
Saudara-saudara yang terhormat,
Orang bilang menjadi mahasiswa belumlah penuh kalau hanya rajin ikut kuliah. Mahasiswa adalah identitas akademis yang juga sekaligus identitas sosial politis. Menjadi mahasiswa tidak bisa hanya berurusan dengan diktat dan kuliah, tetapi juga harus dengan diskusi dan orasi, dengan aktivitas sosial dan hidup berorganisasi. Menjadi mahasiswa adalah menjadi pribadi yang penuh dan bebas dalam seluruh aspek kemanusiaannya. Karena itu, menjadi anggota sebuah organisasi adalah keharusan bagi seorang mahasiswa untuk perkembangan kepribadian yang penuh dan utuh. Pengalaman para sarjana dan alumni PMKRI dan organisasi mahasiswa lainnya telah banyak menunjukan bukti yang tidak mudah dibantah.
Saudara-saudara yang terhormat,
Peran mahasiswa, terutama melalui organisasinya telah terbukti cukup siginifikan dalam sejarah bangsa dan daerah ini. Mahasiswa telah berjasa meluruskan sejarah bangsa dan daerah ini sesuai arah peradaban umat manusia, terutama dalam situasi kacau balau dilanda berbagai krisis. Mahasiswa telah menjadi kekuatan sosial politik yang mengoreksi sejarah bangsa dan daerah ini dari penyimpangan yang dilanggengkan oleh kekuasaan yang korup dan menindas. Artinya, mahasiswa dan organisasinya mampu merefleksikan idealisme dan keunggulan akademis ilmiahnya untuk diaplikasikan dalam kehidupan sosial masyarakat. Mahasiswa dan peran sosial politiknya di tengah masyarakat masih sangat urgen dewasa ini, terutama untuk memberi arah yang harus ditempuh sebuah masyarakat yang beradab.
Saudara-saudara yang terhormat,
Arah yang harus ditempuh sebuah masyarakat yang beradab dewasa ini menjadi semakin kabur, ketika banyak kepentingan menggerogoti kita dari berbagai arah. Banyak kekuatan sosial politik berebutan menawarkan arah yang harus kita tempuh sebagai sebuah masyarakat, seringkali dengan cara paksaan dan kekerasan. Berbagai teori dan gagasan coba dikemukakan, terutama untuk mengatasi berbagai krisis dan permasalahan sosial politik yang kita hadapi dewasa ini. Namun kiranya perlu diperhatikan serius satu hal ini, bahwa Kekristenan sebagai sebuah sistem nilai telah menunjuk dengan tegas arah yang jelas bagi perkembangan sebuah masyarakat yang beradab. Nilai-nilai itu telah sangat kuat mempengaruhi peradaban umat manusia selama berabad-abad hingga saat ini. Kekristenan telah menjadi sebuah sistem nilai yang sangat ampuh memandu bangsa-bangsa mengatasi berbagai persoalan serius dalam sejarahnya.
Saudara-saudara yang terhormat,
PMKRI adalah himpunan mahasiswa Katolik, komunitas orang katolik yang punya integritas dan idealisme. Di dalam wadah inilah idealisme dan integritas orang Katolik harus dipupuk dan ditempa seturut nilai-nilai kekristenan yang telah memandu bangsa-bangsa besar di dunia menjalani sejarahanya. Kekuatan sosial politik PMKRI yang selama ini telah nyata di tengah masyarakat Indonesia harus menjiwai saudara-saudara semua, terutama para anggota baru yang dilantik hari ini. Kalian harus menempa diri sebaik-baiknya melalui berbagai kegiatan dalam wadah ini sesuai nilai-nilai kekristenan dan tradisinya, sehingga dapat bertumbuh menjadi pribadi yang kuat dan tegas.  Bangsa dan daerah kita ini sangat merindukan pemimpin-pemimpin baru yang tumbuh dari organisisasi intelektual berbasis agama seperti PMKRI. Idealisme dan integritas yang boleh dibilang mulai pudar dalam diri pemimpin-pemimpin kita dewasa ini harus disuplai oleh organisasi seperti PMKRI. Wadah ini harus sungguh-sungguh menyiapkan anggotanya dalam pengembangan kapasitas intelkteual dan kepribadian; supaya, ini penting saudara-saudara, agar berbagai penyimpangan dan kebobrokan yang selama ini sering kalian soroti dan kritisi tidak perlu terjadi lagi pada saat kepemimpinan ini beralih ke tangan saudara-saudara. Hanya dengan cara ini, kita dapat menghentikan semua omong kosong ini, dan hanya mewariskan sebuah tata sosial yang sungguh-sungguh beradab kepada anak cucu kita kelak.
 Akhirnya sekali lagi saya mengucapkan selamat dan proficiat, selamat bergabung menjadi warga PMKRI sejati, sebagai pejuang negara dan gereja yang tangguh.

50 TAHUN SDK 132 DETUNG


PERAYAAN EMAS LIMA PULUH TAHUN
SDK 132 DETUNG, NELLE URUNG
SENIN, 13 AGUSTUS 2012

„Kalau pesta pora, judi dan mabuk-mabukan adalah aktivitas yang merusak secara moral dan agama, maka ketika guru-guru melarangnya di sekolah, janganlah kiranya masyarakat dan lembaga agama membiarkannya. Guru dan sekolah hanya mengajarkan, tapi masyarakat dan komunitas agamalah yang mengaplikasikannya dalam hidup harian.“

Yang mulia Bapak Uskup Maumere,
Yang terhormat Pastor Paroki Nelle, para imam, biarawan/wait,
yang terhormat para kepala SKPD Kabupaten Sikka,
yang terhormat Camat Nelle dan kepala desa yang sempat hadir
yang terhormat Kepala Sekolah SDK 132 Detung, para guru, para alaumni, siswa-siswi beserta orang tua dan komite sekolah,
Bapak, Ibu, Saudara-saudari, para hadirin dan undangan yang berbahagia. 
Atas nama pribadi dan keluarga, dan atas nama pemerintah serta seluruh masyarakat Kabupaten Sikka saya menyampaikan ucapan selamat dan proficiat kepada seluruh keluarga besar SDK 132 Detung yang telah mencapai usia emas, 50 tahun. Kita patut mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kita kepada Tuhan, atas kasih dan penyelenggaraanNya yang telah membimbing dan menuntun seluruh komponen di lembaga pendidikan ini selama 50 tahun. Kita percaya, melalui lembaga  ini Tuhan sendiri mengajar dan mendidik umatNya; mencurahkan rahmat pencerahan budi dan pembaharuan hati kepada umatNya di wilayah ini. Syukur kita kepada Tuhan dan terima kasih kita kepada semua penjasa, pantas kita rayakan dalam rangkaian acara pesta emas hari ini.
Bapak Uskup yang mulia, saudara-saudara yang terhormat,
Usia emas bagi sebuah lembaga pendidikan dasar menggambarkan sebuah proses yang panjang dan berliku. Selama 50 tahun, sekolah ini tentu telah mendidik banyak orang, yang hasilnya sudah pasti sangat berpengaruh terhadap dinamika masyarakat di wilayah ini. Karena sekolah ini adalah sekolah dasar, maka sudah pasti ia telah meletakan dasar yang kokoh bagi perkembangan peradaban masyarakat Nelle bahkan di seluruh Kabupaten Sikka. Sendi-sendi dasar kehidupan masyarakat mulai dibentuk di sekolah ini, seperti kesehatan, tata laksana rumah tangga, pertanian, ekonomi, sosial budaya dan terutama agama. Karena itu, keberadaan lembaga pendidikan khususnya pendidikan dasar selalu menjadi perhatian serius pemerintah dan institusi agama di mana-mana. Perayaan syukur dan kehadiran kita semua hari ini memperlihatkan perhatian serius dan kepedulian yang mendalam akan pentingnya peran pendidikan dalam perkembangan masyarakat dan agama kita.
Bapak Uskup yang mulia, saudara-saudara yang terhormat,
Jika dewasa ini kita mengalami banyak masalah serius dalam kehidupan sosial dan keagamaan anak-anak kita, maka kita mestinya mengakui bahwa ada yang tidak beres dengan pendidikan kita; di keluarga dan di sekolah dasar. Kita belum meletakan dasar-dasar  iman, moral dan intelektual yang kuat dan memadai bagi kehidupan yang keras dan berat ini. Patut diakui bahwa perhatian kita belum fokus dan dukungan kita masih belum optimal terhadap pendidikan dasar. Bahkan dengan dukungan dana penuh dari pemerintah dalam penyelenggaraan pendidikan dasar dan menengah, kita harus mengakui bahwa masih ada hal-hal  yang tercecer dan tertinggal dalam pendidikan anak-anak kita di Kabupaten Sikka; bukan melulu soal angka partisipasi kasar dan prosentase lulusan. Ada beberapa aspek mendasar dalam penyelenggaraan pendidikan dasar yang membutuhkan perhatian serius dan dukungan konkrit berbagai pihak.
Bapak Uskup yang mulia, saudara-saudara yang terhormat,
Dewasa ini, uang sebagai biaya penyelenggaraan pendidikan dasar boleh dibilang telah sepenuhnya ditangani pemerintah. Gaji guru-guru, pembangunan gedung, pengadaan peralatan dan buku-buku serta biaya operasional sekolah hampir semuanya sudah ditanggung pemerintah.  Tapi itu bukan berarti pihak lain seperti lembaga agama dan masyarakat boleh lepas tangan. Kita masih harus bekerja sama, bahu-membahu menata dan mengelola pendidikan dasar di daerah ini. Sekolah ini adalah sekolah katolik, maka nilai-nilai kekatolikan tidak boleh redup dan hilang dari sekolah ini. Nilai-nilai moral dan sipiritual katolik harus terpancar dari sekolah ini bagi masyarakat Nelle dan sekitarnya. Guru-guru dan lembaga pendidikan ini mesti mendidik anak-anak menjadi manusia yang utuh, bukan melulu supaya pandai, lulus ujian, dapat pekerjaan dan bisa hidup lebih sejahtera dari orang-orang yang tidak sekolah. Sekolah ini, di usia setua ini juga harus bisa menghasilkan anak-anak  yang patuh, rajin, jujur dan berbudi mulia sehingga menjadi kebanggaan guru-guru dan orang tua. Dari aspek ini, instrumen pembelajaran dan indikator keberhasilannya mesti ditunjukkan sendiri oleh guru-guru dalam bentuk kata-kata yang berwibawa dan teladan hidup yang menggugah. Masyarakat dan gereja harus menegaskan kebenaran nilai-nilai moral dan agama yang diajarkan guru-guru di sekolah dengan aplikasi langsung dalam kehidupan sehari-hari. Kalau pesta pora, judi dan mabuk-mabukan adalah aktivitas yang merusak secara moral dan agama, maka ketika guru-guru melarangnya di sekolah, janganlah kiranya masyarakat dan lembaga agama membiarkannya. Guru dan sekolah hanya mengajarkan, tapi masyarakat dan komunitas agamalah yang mengaplikasikannya dalam hidup harian.
Bapak Uskup yang mulia, saudara-saudara yang terhormat,
Untuk mewujudkan dukungan dan kerja sama semua pihak di sekolah dasar, satu hal ini kiranya bolah dilakukan. Saya sangat terganggu dengan sebuah ritus di gereja kita ketika setelah komunio anak-anak berbondong-bondong minta diberkati imam satu per satu.  Suasananya tidak teratur; di mana orang tua, guru-guru, katekis atau pengurus lingkungan atau OMK? Bagaimana jika semuanya diatur berbaris rapi, tenang dan sopan, lalu mereka didoakan secara khusus oleh imam atau wakil orang tua atau salah satu guru. Doa itu bisa disisipi harapan dan dukungan bagi mereka untuk menjadi anak yang patuh, saleh, sopan santun dan berbakti kepada guru, orang tua dan gereja. Gereja telah menanam benih iman dan moralitas kristiani yang agung itu; kita tentu bertanggung jawab merawat dan memeliharanya di tengah kehidupan yang berat dan keras ini.
 Akhirnya, dengan menyampaikan salam hangat dan ucapan selamat, saya mengakiri sambutan ini; semoga usia emas sekolah ini sungguh memancarkan kualitas emas dalam diri para guru dan alumninya yang tahan uji dan cemerlang dalam segala situasi.
Sekian dan terima kasih.