Sabtu, 29 September 2012

LAPORAN

LAPORAN PENYALURAN BANTUAN
DALAM RANGKA BHAKTI KESRA NUSANTARA 2012
DI KABUPATEN SIKKA

PENDAHULUAN
Kegiatan Bhakti Kesra Nusantara (Bhakesra Nusantara) tahun 2012 merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian kegiatan Sail Morotai di Maluku Utara. Maumere merupakan salah satu titik yang disinggahi oleh satu dari empat armada kapal angkatan laut yang mengawal rombongan Sail Morotai dimaksud. Di NTT, Maumere dan Lewoleba adalah dua titik yang disinggahi armada dimaksud sebelum menunju Morotai. Rombongan ekspedisi Bhakti Kesra Nusantara berangkat dari Jakarta tanggal 29 September 2012, dan tiba di Maumere Sabtu, 1 September 2012 di Pelabuhan L. Say Maumere. Pemerintah Kabupaten Sikka menyambut rombongan dalam acara seremonial di ruang tunggu Pelabuhan L. Say Maumere.
Dalam ekspedisi Bhakti Kesra Nusantara ini Kementrian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Kemenko Kesra) mendistribusikan bantuan sosial untuk masyarakat di pulau-pulau terluar dan terpencil. Bantuan tersebut dihimpun dari berbagai kementrian dan lembaga negara serta beberapa BUMN yang peduli. Pada umumnya bantuan dimaksud berupa bahan makanan, buku-buku perpustakaan, perlengkapan sekolah, peralatan olah raga, alat-alat kesehatan dan satu unit generator listrik.

DASAR
a.    Surat Kemenko Kesra RI Nomor: 1816/KMK/SES/VIII/2012 tanggal 16 Agustus 2012 tentang Ekspedisi Bhakti Kesra Nusantara.
b.    Surat Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT Nomor Dinsos.480/222/BJS.1/NTT/VIII/2012 tanggal 24 Agustus 2012 tentang Kegiatan Ekspedisi Bhakti Kesra Nusantara.
c.    Hasil Rapat Koordinasi Wakil Bupati Sikka dengan Para Camat dan pimpinan SKPD terkait, Kamis, 6 September 2012 di Aula Setda Sikka
d.    Memo Persetujuan Wakil Bupati Sikka tanggal 8 September 2012 tentang Rencana Distribusi Bantuan Ekspedisi Bhakti Kesra Nusantara tahun 2012 di Kabupaten Sikka.

REALISASI PENYALURAN BANTUAN
Penyaluran bantuan Ekspedisi Bhakti Kesra Nusantara ini didasarkan pada hasil rapat koordinasi dengan para camat dan kepala SKPD terkait yang dipimpin Wakil Bupati Sikka di Aula Setda, Kamis, 6 September 2012. Prioritas Ekspedisi Bhakti Kesra Nusantara kepada warga masyarakat di pulau-pulau terpencil dan terluar menjadi pertimbangan utama distribusi bantuan dimaksud.  Atas konsep dasar tersebut, disepakati agar bantuan berupa bahan makanan yakni beras, gula dan mie dialokasikan untuk masyarakat di pulau-pulau yakni 8 desa di Palue, 3 desa di Kecamatan Alok dan 3 desa di Kecamatan Alok Timur. Sedangkan bahan makanan berupa daging kaleng, ikan kaleng dan ikan olahan didistribusikan kepada masyarakat melalui Tim Penggerak PKK di kecamatan, sebagiannya untuk beberapa panti asuhan dan panti jompo di Kabupaten Sikka. Bantuan berupa perlengkapan sekolah, buku-buku perpustakaan dan peralatan olahraga disalurkan melalui Dinas PPO, sedangkan MP ASI dan peralatan kesehatan disalurkan melaui Dinas Kesehatan. Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB menerima bantuan berupa buku-buku promosi kesehatan dan KB serta ikut mendistribusikan 250 paket sembako kepada 250 klien akseptor KB yang mereka dampingi. Sementara Dinas PU menerima dan mengelola langsung bantuan berupa 3 unit kendaraan dan kelengkapannya. Satu unit generator disepakati untuk diserahkan kepada camat Palue untuk kepentingan Puskesmas Tuanggeo.
Aktivitas penyaluran bantuan ini ditangani langsung oleh Kepala Bagian Kesra dan Kemasyarakatan Setda Sikka bersama semua staf, dari gudang / aula Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sikka kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

PERTANGGUNGJAWABAN DAN DOKUMEN SERAH TERIMA
Mekanisme pertanggungjawaban atas bantuan Ekspedisi Bhakti Kesra Nusantara dikelola dalam bentuk Berita Acara Serah Terima Bantuan dari Koordinator Tim Ekspedisi kepada Wakil Bupati Sikka dan dari Assisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sikka kepada para penerima dan atau koordinator / penanggung jawab lembaga disertai Daftar Tanda Terima yang ditandatangani masyarakat penerima / pemanfaat bantuan. Seluruh bantuan dimaksud dikendalikan dari satu Daftar Distribusi Barang Bantuan yang menjamin distribusi barang-barang dari aspek jenis, volume, lembaga donor, instansi penanggung jawab dan kelompok masyarakat penerima. Sejauh ini, Berita Acara Serah Terima Bantuan dari Assisten Pemerintahan dan Kesra kepada  para penerima sudah dihimpun; sementara beberapa dari kecamatan belum dikembalikan.

MASALAH DAN PENYELESAIAN
Selama proses penyaluran bantuan dimaksud, ditemui  sejumlah permasalahan teknis yang agak mengganggu.  Jenis barang, jumlah paket dan isi paket yang berbeda-beda dan dari sumber yang berbeda pula cukup menyulitkan dalam mendesain suatu system pembagian yang adil dan memuaskan. Di samping itu kondisi teknis operasional seperti  gudang, kendaraan dan tenaga buruh yang tidak memadai menjadi masalah serius yang memperlambat distribusi bantuan kepada para penerima. Komunikasi dan koordinasi yang mesti menjangakau beberapa kecamatan dan desa kepulauan juga menjadi hambatan serius.
Berbagai permasalahan dan tantangan yang dialami selama distribusi bantuan dimaksud telah dapat diatasi dengan baik berkat dukungan dan kerja sama semua staf di Bagian Kesra dan Kemasyarkatan serta petugas barang dan gudang di Dinas Kelautan dan Perikanan. Koordinasi dan komunikasi yang intensif dan efektif dengan para camat dan kepala SKPD telah memungkinkan distibusi barang bantuan dimaksud sampai kepada masyarakat yang membtuhkan.

USUL SARAN
Mencermati seluruh proses dan mekanisme distibusi bantuan ini, kami mengajukan beberapa hal berikut untuk kiranya dipertimbangkan sebagai bahan pertimbangan dan antisipasi bagi kegiatan sejenis di masa-masa mendatang.
e.    Perlu disediakan fasilitas yang memadai dalam menghimpun dan mendistibusikan barang bantuan yang disalurkan pemerintah melalui Bagian Kesra dan Kemasyarkatan, seperti gudang dan sebuah kendaraan pick up.
f.     Perlu dialokasikan sejumlah anggaran yang memadai untuk membiayai proses distribusi barang bantuan yang sifatnya mendesak seperti ini, terutama untuk biaya buruh, angkutan dan lain-lain yang memastikan barang-barang bantuan dapat disalurkan tepat sasar.

PENUTUP
Demikian laporan ini dibuat dan disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban moril dan administratif Bagian Kesra dan Kemasyarakatan Setda Sikka sebagai instansi yang dipercayakan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Semoga bermanfaat dan dapat dipergunakan untuk urusan selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar